RUANG NALAR#1

GEMBRUDUK#15

GEMBRUDUK#15



Hari, tanggal : Sabtu 8 November 2025, Sabtu 15 November 2025, Minggu 23 November

2025

Waktu : 06.00-Selesai

Tempat : Kalimanggis, Sindumartani,Ngemplak,Sleman

Tema : “Bersama Membangun Desa Berdaya”

Minggu 1 GEMBRUDUK#15 (8 November 2025) : peresmian Gembruduk#15 &

Sosialisasi digital marketing


Pada hari sabtu, tanggal 8 November 2025, telah dilaksanakan kegiatan

GEMBRUDUK#15 di minggu pertama dengan tema “ bersama membangun desa berdaya”

bertepatan di Rumah Bu Dukuh ,Kalimanggis Rt 09 Rw 07, Sindumartani, Ngemplak, Sleman.

Kegiatan ini dihadiri oleh para anggota kelompok wanita tani (KWT) kalimanggis, perangkat

padukuhan, serta dosen kebijakan pendidikan sebagai bentuk sinergi antara akademisis dan

masyarakat. Acara dimulai pada pukul 09.30 WIB oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan

dengan sambutan-sambutan resmi, sambutan yang pertama dari Ibu Kepala Dusun Kalimanggis

Riva indriyani Amd.Par yang mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan dan

mengajak ibu-ibu KWT untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Sambutan Bapak

Lurah Sindumartani Drs. Anang Zamroni MSI yang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan dan

menyampaikan dukungan penuh terhadap program peningkatan keterampilan ibu-ibu KWT.

Sambutan Ketua Pelaksana GEMBRUDUK #15 yang menyampaikan latar belakang kegiatan,

tujuan pelaksanaan, serta harapan keberlanjutan program bagi masyarakat Dusun Kalimanggis.

Sambutan yang terakhir sekaligus peresmian acara GEMBRUDUK#15 Bapak Kaprodi Prof. Dr

Arif Rohman M.Si yang secara resmi membuka kegiatan GEMBRUDUK #15. Beliau

menekankan pentingnya literasi digital dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari

kolaborasi kampus dengan desa. Beliau juaga turut memberikan arahan mengenai pentingnya


pendampingan masyarakat berbasis pemberdayaan digital dan penguatan ekonomi lokal. Beliau

juga menekankan bahwa GEMBRUDUK bukan hanya sekadar kegiatan tahunan, tetapi sebuah

gerakan bersama untuk membuka akses pengetahuan dan kesempatan baru bagi warga. Dengan

demikian, GEMBRUDUK #15 resmi dibuka dan memasuki agenda inti.

Pada sesi inti kegiatan, para ibu-ibu KWT mendapatkan materi sosialisasi mengenai digital

marketing, khususnya terkait pembuatan akun Shopee sebagai salah satu platform jual beli

online yang paling banyak digunakan. Materi ini dibawakan oleh narasumber dari Dinas

Koperasi Sleman, yaitu Ibu Afifah Adinda Tanjungsari, S.SL., selaku Konsultan PLUT

KUMKM Sleman. Beliau menyampaikan materi tentang:

 Dasar-dasar digital marketing bagi pelaku UMKM dan KWT

 Strategi membuat konten menarik di media sosial

 Cara memaksimalkan platform digital untuk promosi produk

 Tips membangun brand lokal yang kuat

 Studi kasus UMKM Sleman yang berhasil menggunakan pemasaran digital

Materi dikemas secara interaktif, disertai contoh visual, tanya jawab, serta praktik

sederhana agar ibu-ibu KWT lebih mudah memahami dan mempraktekkan. Tidak hanya

penyampaian teori, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan akun Shopee.

Setiap peserta dipandu mulai dari tahap registrasi, pengaturan identitas toko, hingga cara

mengunggah produk dengan foto yang menarik. Suasana praktik berlangsung sangat aktif para

ibu terlihat bersemangat mencoba hal-hal baru, bahkan mahasiswa juga turut saling membantu

satu sama lain untuk mengoperasikan aplikasi. Pendamping dari tim mahasiswa turut

membantu memastikan seluruh peserta dapat mengikuti langkah-langkahnya dengan baik.

Kegiatan pada minggu pertama ini secara keseluruhan berjalan lancar, tertib, dan penuh

antusiasme. Program peresmian dan sosialisasi digital marketing ini diharapkan menjadi awal

yang kuat bagi pemberdayaan KWT Dusun Kalimanggis melalui pemanfaatan teknologi digital

dalam pemasaran hasil pertanian maupun produk olahan mereka. Dengan dukungan dari

berbagai pihak, kegiatan ini membuka pintu bagi peningkatan kapasitas digital masyarakat desa

serta memperluas kesempatan ekonomi bagi para ibu-ibu KWT.

Minggu 2 GEMBRUDUK#15 (15 November 2025) : Penanaman bibit & lomba TPA


Program kerja Gembruduk #15 pada minggu kedua dilaksanakan pada hari Sabtu, 15

November 2025, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang

mengusung semangat pemberdayaan warga Dusun Kalimanggis. Kegiatan pada minggu ini

yaitu penanaman bibit di lahan dasawisma dengan melibatkan ibu-ibu dasawisma serta

mahasiswa kebijakan pendidikan. Pelaksanaan kegiatan minggu kedua ini menjadi momentum

penting bagi mahasiswa dalam mempraktikkan nilai kolaborasi, gotong royong, dan

pemberdayaan masyarakat sesuai dengan tujuan utama program Gembruduk #15. Rangkaian

kegiatan pagi dimulai di rumah Ibu Dukuh Kalimanggis dengan proses pembagian kelompok,

distribusi bibit tanaman, serta simbolisasi penyerahan bibit yang dilakukan secara ceremonial.

Simbolisasi ini menandai komitmen bersama antara mahasiswa dan masyarakat, khususnya

kelompok dasawisma, dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan produktif. Setelah

proses pembagian bibit selesai, mahasiswa bersama ibu-ibu dasawisma dibagi menjadi enam

kelompok yang masing-masing diarahkan menuju enam lahan berbeda yang telah ditentukan

sebelumnya sebagai lokasi penanaman.

Kegiatan penanaman bibit tanaman dimulai pukul 08.15 WIB dan berlangsung hingga

10.45 WIB. Selama proses penanaman, seluruh peserta terlihat bekerja sama dengan penuh

antusias, mulai dari pengolahan lahan, pembuatan lubang tanam, hingga penanaman bibit

sesuai dengan arahan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga

menjadi sarana belajar bagi mahasiswa dan masyarakat untuk memahami pentingnya

pelestarian lingkungan dan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan. Setelah seluruh lahan

ditanami, kegiatan pagi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus bentuk

apresiasi atas kerja keras peserta dalam proses penanaman. Setelah kegiatan penanaman selesai,

mahasiswa kembali ke posko untuk beristirahat dan mempersiapkan agenda kegiatan

berikutnya yang akan dilaksanakan pada sore hari. Waktu istirahat ini dimanfaatkan untuk

evaluasi singkat, persiapan logistik, dan koordinasi teknis agar kegiatan sore dapat berjalan

dengan lancar dan tertib.

Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan program TPA bersama anak-anak di Masjid

Baitussalam, Dusun Morangan Kalimanggis. Kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB dan

berlangsung hingga 17.30 WIB. Sesi TPA ini diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan

menyenangkan, seperti lomba menyusun huruf hijaiyah, hafalan surat-surat pendek, dan

permainan edukatif lainnya yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-

Qur’an serta memperkuat percaya diri anak-anak. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya

partisipasi dan semangat anak-anak dalam mengikuti setiap perlombaan. Setelah seluruh

rangkaian perlombaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyerahan hadiah kepada para

pemenang sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar anak-anak terus mengembangkan

kemampuan mereka. Agenda sore hari kemudian ditutup secara resmi dengan foto bersama

seluruh panitia dan peserta di area masjid, menandai berakhirnya kegiatan minggu kedua

Gembruduk #15. Secara keseluruhan, kegiatan minggu kedua berjalan lancar, memberikan

dampak positif bagi masyarakat, serta menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi

mahasiswa sebagai insan akademis yang berperan aktif dalam pengabdian masyarakat.


Minggu 3 GEMBRUDUK#15 (23 November 2025) : Senam, cek kesehatan & tebus murah


Program kerja Gembruduk #15 pada minggu ketiga dengan tema “Bersama

Membangun Desa Berdaya” telah berhasil dilaksanakan pada hari Minggu, 23 November 2025,

berlokasi di lapangan voli RT 8 Dusun Kalimanggis. Kegiatan ini dirancang untuk

meningkatkan hubungan harmonis antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus memberikan

kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga Dusun Kalimanggis. Kehadiran warga

dalam jumlah yang cukup besar menunjukkan antusiasme serta dukungan positif terhadap

penyelenggaraan program kerja ini. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diawali dengan

pembukaan oleh MC sebagai penanda dimulainya acara. Suasana pagi yang kondusif

memberikan energi bagi seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan semangat.

Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan kegiatan senam sehat bersama warga Dusun

Kalimanggis. Kegiatan senam ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik

masyarakat, tetapi juga untuk mempererat kebersamaan antara mahasiswa dan warga. Selama

senam berlangsung, terlihat interaksi yang hangat dan menyenangkan antara panitia, peserta,

dan warga sekitar.

Setelah sesi senam, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada peserta.

Pembagian hadiah ini dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada warga yang telah

berpartisipasi aktif dalam kegiatan senam dan rangkaian acara lainnya. Antusiasme warga

semakin meningkat seiring berjalannya pembagian hadiah, yang turut menciptakan suasana

kegembiraan dan kebersamaan. Selain itu, kegiatan minggu ketiga ini juga menghadirkan


layanan cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Ngemplak. Fasilitas cek

kesehatan seperti pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah,cek kolestrol dan asam

urat serta konsultasi kesehatan sangat membantu warga dalam mengetahui kondisi kesehatan

mereka secara langsung.

Tidak hanya itu, program tebus murah sembako juga menjadi salah satu daya tarik utama dalam

kegiatan ini. Program ini disiapkan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan

dasar masyarakat, sekaligus sebagai upaya meringankan beban ekonomi warga. Kehadiran

stand sembako murah disambut dengan baik oleh masyarakat, terbukti dari tingginya minat dan

partisipasi warga dalam kegiatan ini. Kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, serta tenaga

kesehatan dari Puskesmas Ngemplak membuat keseluruhan acara berlangsung lebih

komprehensif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan secara keseluruhan berlangsung hingga pukul 11.30 WIB. Pada akhir acara,

ketua pelaksana menyerahkan kenang-kenangan kepada Kepala Dusun Kalimanggis sebagai

bentuk apresiasi atas kerja sama, dukungan, dan keterlibatan aktif pihak dusun dalam

menyukseskan kegiatan ini. Penyerahan kenang-kenangan tersebut menjadi simbol terjalinnya

hubungan baik antara mahasiswa dan masyarakat. Acara kemudian resmi ditutup oleh MC yang

menandai berakhirnya rangkaian kegiatan minggu ketiga Gembruduk #15. Secara umum,

kegiatan ini berjalan lancar, tertib, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun

bagi mahasiswa yang terlibat dalam proses pelaksanaan dan pengabdian ini.

Komentar